x

Pendahuluan

Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) didirikan di Bandung, Jawa Barat Indonesia pada tahun 1996. Kepekaan terhadap budaya di Indonesia yang mayoritas beragama Islam, serta kejelian membaca peluang usaha, merupakan alas an utama mendirikan organisasi Busana Muslim berfungsi sebagai penutup tubuh, untuk tampil cantik bagian dari identitas diri, sekaligus sebagai bagian dari kegiatan ibadah kepada Allah SWT. IPBM hadir sebagai wadah dan gerakan perancang busana muslim untuk berkarya, manifestasi kreativitas desainer utnuk mengembangkan potensinya, memperluas dan menjaga silaturahmi, serta ikut berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian rakyat dan dunia dakwah Islam.

Saat in IPBM beranggotakan lebih dari 40 desainer yang berdomisili di Jawa Barat. Para anggota IPBM berprofesi sebagai desainer busana, yang tidak hanya mempunyai bakat dan potensi dalam bidang desain, pakaian produksi dan pemasaran, tetapi juga mampu bekerjasama dengan berbagai pihak, pemerintah dan rekan di dunia fashion Indonesia, diantaranya jurnalis, pengusaha, serta perancang nasional maupun Internasional.

IPBM mempunyai visi dan misi dengan menjadikan IPBM sebagai bentuk kegiatan syi’ar/ibadah, yang menjalankan organisasi seusai dengan aturan Islam, untuk bersosialisasi dan berkontribusi di dunia busana muslim. Menjadi market leader di dunia busana muslim Indonesia, yang mampu bersaing dengan pasar Internasional dan Asia. Oleh karena itu IPBM berusaha mambangun hubungan yang luas, baik nasional maupun Internasional dan membangun persahabatan antara anggota, serta menjaga nilai – nilai organisasi IPBM, diantaranya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, komitmen dan intregritas yang tinggi, dengan tanggung jawab yang besar, kejujuran dan kreatifitas, perbaikan dan pembelajaran yang terus menerus, kebersamaan, keterbukaan dan saling menghormati.